Asssalamualaikum warahmatullahi, wabarakatuh.
Pertama ada kata –kata yang menginspirasi saya I halaman pembuka masuk LMS dari Ki Hajar Dewantara beliau berkata “apapun yang dilakukan oleh seseorang itu, harus bermanfaat bagi dirinya sendiri, bermanfaat bagi bangsanya dan bermanfaat bagi manusia di dunia pada umumnya”. Semula saat saya di nyatakan lulus pada Program ini ada kekhawatiran dalam diri saya jadwal yang akan begitu padat namun saya menyadari bahwa apa yang saya dapatkan di sini akan bermanfaat untuk saya pribadi dan semoga di dalam lingkup yang lebih luas saya bisa berbagi ilmu dengan teman-teman disekolah maupun dilingkungan sekitar saya. Belum ada bayangan sama sekali dibenak saya apa yang akan saya lakukan? Saya hanya membayangkan saya akan membaca modul, saya akan mempelajari modul dan mengerjakan tugas-tugas setelah itu. Namun saya mulai mendapat pencerahan ketika mengikuti lokakarya perdana pada tanggal 07 Agustus 2021. Disini saya di informasikan oleh pengajar praktik bahwa saya akan melakukan proses pendidikan selama 9 bulan untuk pembelajaran daring dan pendampingan, pembelajaran daring berlangsung selama 6 bulan dengan 3 paket modul yang wajib saya pelajari dan pendampingan sendiri terdiri dari lokakarya individu yang akan di laksanakan setiap bulan selama 9 bulan. Apa saja yang saya lakukan di lokakarya perdana ini? Pertama kegiatan memperkenalkan diri dengan tekhnik-tekhnik tertentu dari pengajar praktik, kemudian saya diminta memilih benda yang mencerminkan kepribadian diri saya dan menceritakan maksud dari benda tersebut. Kedua saya dan rekan CGP lainnya di minta memetakan harapan serta kekhawatiran selama proses pendidikan guru penggerak, ketiga menyususn strategi agar harapan kami terpenuhi dan kekhawatiran kami dapat dikurangi. Keempat saya menceritakan tujuan dan alur perjalanan guru penggerak agar saya bisa memberi bayangan kepada kepala sekolah tentang proses pendidikan ini apa saja yang akan saya lalui dan saya kerjakan di guru penggerak karena kolaborasi dengan sekolah di harapkan dapat menjadi sinergi yang baik antara calon guru penggerak dengan pimpinan. Ke lima kami melakukan kegiatan komitmen bersama dan diakhiri dengan proses refleksi. Disini saya menceritakan manfaat apa yang saya dapatkan dikegiatan.
Kemudian saya diundang ke WAG oleh ibu pengajar praktik untuk lebih mengetahui kegiatan-kegiatan yang akan saya lakukan di LMS. Di grup pendidikan guru penggerak ini saya di bimbing dan diberi informasi tentang kegiatan apa saja yang akan saya laksanakan.
Adapun kegiatan pertama pada tanggal 12 Agustus 2021 pembukaan dari Mentri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi bapak Anwar Makarim. dilanjutkan dengan orientasi daricalon guru penggerak dan rangkaian terakhir dari kegiatan tersebut membuka LMS mencari modul 1.1 dan mengerjakan pretes.
kemudian sesuai jadwal di LMS paket 1 saya mempelajari tentang Refleksi Filosofis Pendidikan di Indonesia menurut KI Hajar Dewantara disini saya belajar dengan alur Merdeka yaitu mulai dari diri, eksplorasi konsep, ruang kolaborasi, desain kerangka pembelajaran, refleksi terbimbing, aplikasi kontekstual, elaborasi pemahaman koneksi anatara materi, dan aksi nyata. Mulanya saya sempat kebingungan waktu materi yang pertama yaitu refleksi diri tentang pemikiran Ki Hajar Dewantara. Semula saya mengira akan diberikan materi atau modul tantang Ki Hajar Dewantara kemudian saya mengerjakan tugas ternyata saya harus menggali pengetahuan saya sendiri dulu tentang filosofi Ki Hajar Dewantara kemudian saya refleksikan sebelum akhirnya materi tentang filosofi Ki Hajar Dewantara di buka di LMS. Ini merupakan inspirasi tentang pembelajaran yang akan saya lakukan dikelas nanti, saya akan membiarkan dudlu peserta didik saya berangan-angan tentang materi yang akan saya berikan dengan petunjuk-petunjuk kecil dan memberikan kesempatan kepada mereka untuk menggali apa yang mereka ketahui dengan petunjuk kecil yang saya berikan.
Komentar
Posting Komentar